MIO Karawang Tegaskan Independensi Media Harus Berpihak pada Rakyat

H. Erick H. Kusumah (tengah) didampingi Ketua MIO Jawa Barat Azhari (kiri) dan Ketua Kabupaten Karawang Mardiman Ujung (berpeci).(foto: rm)


KARAWANG - Independensi media tidak boleh dimaknai sebagai kebebasan tanpa arah. Media justru dituntut tetap berpihak pada nilai-nilai kerakyatan serta kemaslahatan umat dalam setiap perannya.

Hal tersebut disampaikan Penasihat Media Independen Online (MIO) Indonesia PD Karawang pada acara Halalbihalal dan tasyakuran sekretariat yang digelar di kawasan Pertokoan KAI, Jalan AR Hakim, Karawang, Jumat (10/4/2026).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa independensi media harus tetap berada dalam koridor tanggung jawab sosial.

“Independen itu bukan berarti lepas dari tanggung jawab. Justru harus tetap berada dalam koridor kepentingan rakyat dan kemaslahatan umat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar insan pers tidak terjebak pada orientasi keuntungan semata, melainkan tetap menjaga integritas dan peran strategisnya dalam sistem demokrasi.

“Jangan hanya mengejar profit, tapi harus mengedepankan kepentingan masyarakat. Media punya tanggung jawab moral dalam menjaga demokrasi,” tegasnya.

Selain menyoroti peran media, ia turut menekankan pentingnya soliditas internal organisasi sebagai fondasi utama dalam memperkuat eksistensi MIO ke depan. Menurutnya, kebersamaan antar pengurus harus terus dipupuk melalui komunikasi dan pertemuan rutin.

“Organisasi bisa hidup jika ada soliditas. Dan soliditas itu tumbuh dari kebersamaan yang terus dijaga,” pungkasnya.(**)